TUJUAN HIDUP ORANG BERIMAN ADALAH MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH – Materi PeKa Selasa, 18 September 2018

Materi PeKa

Selasa, 18 September 2018

 

TUJUAN HIDUP ORANG BERIMAN ADALAH

MELAKUKAN KEHENDAK ALLAH

 

Salah satu pertanyaan terbesar dalam diri manusia adalah : “Apa makna dan tujuan hidupnya di dunia ini ?” Daya tarik dunia yang begitu indah membuat manusia pada jaman sekarang berlomba-lomba bagaimana menjadi kaya, berhasil dan populer. Tetapi untuk tujuan itu, manusia harus mengorbankan kekudusan, kebenaran.

Jika orang Kristen mengetahui tujuan hidupnya secara tepat dan benar, maka ia tidak akan menyimpang dari firman Tuhan dalam menjalani hidupnya. Ia akan bersemangat dalam menghadapi dan memecahkan kesulitan-kesulitan hidupnya. Dalam 1 Korintus 10:31 dikatakan, “Jika engkau makan atau jika engkau minum, atau jika engkau melakukan sesuatu yang lain, lakukanlah semuanya itu untuk kemuliaan Allah.” Jikalau orang Kristen menyadari dan menghidupi konsep bahwa hidupnya adalah untuk menyenangkan Allah, maka dengan sendirinya ia akan berada pada proses hidup yang Allah kehendaki. Tuhan Yesus berkata, “Sebab Aku telah turun dari sorga bukan untuk melakukan kehendak-Ku, tetapi untuk melakukan kehendak Dia yang telah mengutus Aku.” (Yoh. 6:38). Tujuan dari hidup Yesus adalah mengerjakan kehendak Bapa. Demikian juga dengan tujuan hidup orang Kristen  menurut firman Tuhan adalah melakukan kehendak Allah (1 Yoh. 2:17). Allah merupakan pusat dan tujuan dari hidup semua manusia.

Kata “kehendak Allah” memiliki dua arti yaitu ketetapan Allah yang berhubungan dengan kedaulatan Allah dan perintah Allah. Kehendak Allah adalah segala sesuatu yang Dia harapkan, inginkan, kehendaki untuk dilakukan oleh orang beriman.

Kehendak Allah bagi orang Kristen adalah sebagai berikut:

  1. Allah menghendaki setiap orang Kristen memiliki tingkah laku yang spesifik dan memiliki karakter seperti Kristus. Sejak semula tujuan dan rencana Allah menciptakan manusia adalah agar manusia memiliki keserupaan dengan Anak Allah dan memiliki kuasa atas segala ciptaan-Nya (Kej. 1:26). Segambar dan serupa yang dimaksud adalah keserupaan karakter dan kuasa bukan keserupaan fisik. Jika bumi dipenuhi dengan manusia yang memiliki karakter dan kuasa yang serupa dengan Anak Allah, maka kehendak Allah akan terjadi di bumi seperti di Sorga, dan Kerajaan Allah akan berdiri di atas muka bumi (Mat. 6:9). Inilah rencana Allah semula.
  2. Orang Kristen harus membuang cara hidup yang lama. Dalam Roma 12:2, tertulis: “Janganlah kamu menjadi serupa dengan dunia ini, tetapi berubahlah oleh pembaharuan budimu, sehingga kamu dapat membedakan manakah kehendak Allah: apa yang baik, yang berkenan kepada Allah dan yang sempurna.” Sebagai ciptaan baru, orang Kristen dapat memahami kehendak Allah, jika ia mengalami perubahan total dalam pandangan hidup. Ia memberikan kita Roh-Nya, yang bekerja mengubah hati dan pikiran kita dari dalam sehingga ketaatan kepada Allah dapat kita alami dan secara spontan.
  3. Mempraktekkan kemurahan hati tanpa pamrih dan tanpa mengeluh. Seperti Tuhan Yesus yang datang ke dunia ini untuk memberi hidup kepada semua orang (Yoh. 6:33 “Karena roti yang dari Allah ialah roti yang turun dari sorga dan yang memberi hidup kepada dunia.”), demikian juga orang Kristen harus merelakan hidupnya untuk kemuliaan Tuhan.
  4. Menggunakan karunia yang telah diberikan Tuhan dalam pelayanan untuk kebaikan bersama. Dalam 1 Timotius 4:14 tertulis, bahwa “Jangan lalai dalam mempergunakan karunia yang ada padamu, yang telah diberikan kepadamu oleh nubuat dan dengan penumpangan tangan sidang penatua.”

Allah berkehendak orang beriman hidupnya tidak serupa dengan dunia, memiliki pola dan karakter Kristus, dan mempergunakan karunia rohani yang sudah Tuhan Yesus berikan dalam pelayanan tanpa pamrih, dengan tulus untuk kemajuan bersama.

Jika orang Kristen taat dalam melakukan kehendak Allah, maka ia akan melihat dan menerima pahala yang Tuhan sediakan, yaitu:

  1. Hidup kekal selama-lamanya dan memerintah bersama dengan-Nya (Yoh. 6:40).
  2. Kita akan masuk dalam persekutuan yang indah dengan Tuhan (Mat. 7:21).
  3. Pintu yang tertutup akan dibuka. Ada beberapa macam pintu yang akan Tuhan bukakan antara lain pintu berkat, pintu kesembuhan, pintu pelayanan, pintu penginjilan, pintu pekerjaan yang selama ini tertutup akan dibuka oleh Tuhan (Why. 3:8).
  4. Diluputkan dari kesukaran yang akan datang menimpa seluruh dunia ini (2 Tim. 3:1-9).

 

PERTANYAAN UNTUK DIDISKUSIKAN:

  1. Apakah tujuan hidup Saudara saat ini? Maukah Saudara mengubah tujuan hidup, sesuai dengan firman Tuhan? Tetapkan langkah-langkah apa yang akan diambil agar hidup Saudara sesuai dengan kehendak Allah.
  2. Dari keempat kehendak Allah di atas, poin manakah yang belum Saudara kerjakan? Jelaskan!

 

POKOK DOA

  1. Saling mendoakan di antara anggota peka supaya memiliki tujuan hidup yang sesuai dengan firman Tuhan.
  2. Saling mendoakan supaya setia dan taat dalam melakukan kehendak Allah.