Ringkasan Khotbah

Minggu, 31 Juli 2016 (Minggu ke-5)

Pdm. Jan Eleazar

“Teguh di dalam Kebenaran”

(Kel 32 : 1 – 8)

  1. Karena Harun tidak teguh dalam kebenaran, maka Harun menjadi mudah terhasut (ayat 1).
  2. Orang yang tidak teguh dalam kebenaran, mudah menjadi seorang penghasut.

Baiklah kita menjadi Penasihat, yang membawa orang lain kepada kebenaran. Bukan menjadi Penghasut, yang bisa menjerumuskan orang lain kepada hal yang jahat (ayat 9)

  1. Harun memberontak dari kebenaran (membiarkan bangsa Israel menyimpang dari jalan Tuhan) , karena tidak suka dengan kebenaran (ayat 7 – 8).

Firman Tuhan yang melarang kita, bertujuan untuk “memagari” hidup kita.

  1. Waktu Harun diminta membuat berhala, dia mudah menyetujui (tidak berusaha menolak) permintaan bangsa Israel. Orang yang tidak teguh dalam kebenaran, tidak punya kuasa menolak hal yang jahat (ayat 2).
  2. Orang yang tidak teguh dalam kebenaran, hidupnya menjadi pembohong (ayat 4 & 24).

 

Bagaimana menjadi orang yang teguh di dalam kebenaran?

  • Kita harus membaca, percaya dan melakukan kebenaran (Firman Tuhan).