Materi Peka – 28 Januari 2020

Materi Peka
Selasa, 28 Januari 2020

Hidup Dipimpin Oleh Roh Kudus – Mengikut Yesus

Tuhan Yesus pernah mengatakan bahwa setiap orang yang mau mengikut Yesus, ia harus menyangkal dirinya, memikul salibnya dan mengikut Yesus atau meniru teladan yang diberikan Yesus. Tidak ada seorangpun yang dapat melakukan hal itu tanpa pertolongan Tuhan sendiri. Oleh karena itu, Tuhan Yesus memberi Seorang Penolong bagi kita. Minggu lalu kita sudah belajar Siapa Pribadi Penolong kita yang disebut Parakletos itu. Mari kita pelajari ketiga hal penting di atas sebagai murid Kristus supaya kita semakin serupa dengan Kristus.

1. Menyangkal Diri
Menyangkal diri secara sederhana artinya kita melawan atau menentang keinginan-keinginan diri kita yang jika kita ikuti akan membawa kita dalam keadaan yang tidak benar. Sebagai anak Allah, kita harus melawan atau menentang keinginan daging atau hal-hal duniawi. Jika kita ikuti, hal-hal duniawi akan mendatangkan murka Allah atas kita. Firman Tuhan mengatakan bahwa kita harus mematikan segala sesuatu yang duniawi. Kol 3:5-6 Karena itu matikanlah dalam dirimu segala sesuatu yang duniawi, yaitu percabulan, kenajisan, hawa nafsu, nafsu jahat dan juga keserakahan, yang sama dengan penyembahan berhala, semuanya itu mendatangkan murka Allah (atas orang-orang durhaka).” Lebih jauh, tentang perbuatan daging atau duniawi dapat dibaca dalam Gal 5:19-21. Berpuasa adalah latihan untuk mematikan keinginan-keinginan daging kita, sambil terus berdoa meminta kekuatan dan pertolongan Roh Kudus.

2. Memikul Salib
Memikul salib secara sederhana artinya menjalani setiap keadaan tidak baik, sakit, susah, menderita, mengalami kesulitan, menghadapi masalah-masalah hidup, semua hal tidak enak yang Tuhan ijinkan terjadi, dengan tabah dan rela, dan dengan tidak meninggalkan ajaran Tuhan atau tidak melanggar firman Tuhan. Firman Tuhan menulis bahwa dalam segala keadaan kita harus menguasai diri dan menjadi tenang, supaya kita dapat berdoa. Dalam tinggal tenang dan percaya, terletak kekuatan kita. Roh Kudus yang di dalam kita, menjadi kekuatan kita dan yang menuntun kita serta memberi hikmat agar kita dapat mengambil langkah yang benar. Artinya dalam mengatasi kesulitan hidup tetap berpegang pada firman Tuhan.

3. Mengikut Aku
Kata “mengikut” yang kedua dalam Mat 16:24, dalam Bahasa Yunani ditulis akolotheo, dalam Bahasa Inggris ditulis follow. Secara sederhana artinya seperti murid meniru segala yang diajarkan gurunya. Yesus adalah Guru yang baik. Dia mengajarkan dan mencontohkan hal-hal yang baik dan berguna untuk hidup yang kekal. Meniru setiap perbuatan Yesus tentu tidak mudah. Mengasihi tanpa pamrih, membalas kejahatan dengan kebaikan, memberi pipi kiri jika pipi kanan kita ditampar, mengampuni, mendoakan orang yang menyakiti kita, melayani orang yang memfitnah kita dan seterusnya. Yesus sebagai manusia dapat melakukan semua itu karena Roh Kudus yang turun ke atas-Nya sesudah Dia dibaptis. Roh yang sama yang dapat menolong kita melakukannya. Mari jadikan Roh Kudus sebagai Penolong kita dalam meniru perbuatan Yesus.

PERTANYAAN UNTUK DIDISKUSIKAN :
1. Dalam hal apa Saudara masih sulit menyangkal diri ? Bagaimana Saudara mengatasinya ?
2. Apakah kesulitan terbesar yang Saudara alami hari-hari ini ? Apakah Saudara sudah melibatkan Roh Kudus dalam mengatasinya ?
3. Dalam hal apa Saudara belum dapat mengikuti teladan Tuhan Yesus ? Apa komitmen Saudara ?

POKOK DOA :
Saling mendoakan, supaya dalam segala keadaan, kita selalu diingatkan bahwa ada Roh Kudus yang senantiasa siap memberi pertolongan, sehingga kita tetap ada dalam kebenaran dan semakin serupa dengan Kristus.
Tuhan Yesus memberkati.