Materi PeKa – 24 September 2019

Materi PeKa
Selasa, 24 September 2019

PERCAYA KEPADA TUHAN DENGAN SEGENAP HATI

Amsal 3:5; Percayalah kepada TUHAN dengan segenap hatimu, dan janganlah bersandar kepada pengertianmu sendiri.
Ketika menghadapi masalah, manusia punya kecenderungan untuk langsung menggunakan pikirannya sendiri. Karena itu seringkali mengambil langkah yang salah, atau jatuh dalam dosa, akibatnya janji Tuhan tidak tergenapi dalam hidupnya, bahkan akibat yang paling fatal adalah tidak menerima janji Tuhan/ masuk dalam kekekalan.
Di dalam 1 Kor 10:1-11, rasul Paulus menulis kisah tentang kesalahan bangsa Israel di padang gurun, untuk memperingatkan kita agar kita tidak jatuh dalam dosa bangsa Israel tersebut. Kalau kita perhatikan lebih lagi, mengapa bangsa Israel melakukan dosa-dosa tersebut ? Karena bangsa Israel tidak percaya kepada Tuhan dengan segenap hati. Mengapa bangsa Israel tidak percaya kepada Tuhan dengan segenap hati ? Kita mau belajar, bagaimana caranya agar kita bisa percaya kepada Tuhan dengan segenap hati :

1. JANGAN MENGENAL TUHAN SETENGAH HATI
Bangsa Israel belum mengenal Allahnya dengan benar/sungguh-sungguh, di dalam Bilangan 14:1-3, bangsa Israel berkata : “mengapakah Tuhan membawa kami ke negeri ini, supaya kami tewas oleh pedang, dan istri serta anak-anak kami menjadi tawanan ? Kata-kata ini menunjukan bahwa bangsa Israel belum mengenal Allahnya dengan benar, belum mengenal karakter Allah. Allah adalah kasih, Allah tidak pernah merancangkan yang jahat atas umatNya.
Demikian pula dengan apapun yang sedang kita alami saat ini, kenalilah Tuhan dengan benar, kenali karakter Allah. Ketika kita mengalami sesuatu yang tidak enak, jangan berkata Tuhan itu jahat/ Tuhan meninggalkan saya. Karena Tuhan itu baik dan tidak pernah meninggalkan orang yang percaya kepadaNya. Kalau kita mengenal Allah dengan benar, maka kita akan dapat percaya kepada Tuhan dengan segenap hati

2. JANGAN MERAGUKAN/BERPIKIR NEGATIF TENTANG TUHAN
Bangsa Israel berpikir dan menduga bahwa Allah membawa mereka ke padang gurun untuk menewaskan mereka. Dengan kata lain bangsa Israel meragukan Allah, berpikir negatif tentang Allah. Padahal Allah membawa mereka berputar di padang gurun untuk mempersiapkan mereka, agar mereka siap menghadapi peperangan, juga untuk membentuk karakter mereka, agar mereka memiliki kerendahan hati dan ketaatan.
Jadi jangan pernah meragukan/ berpikir negatif tentang Tuhan, karena Tuhan turut bekerja dalam segala perkara untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu supaya kita menjadi serupa dengan gambaran Kristus.

3. JANGAN TEGAR TENGKUK
Tegar tengkuk = keras kepala/ tidak mau menurut/ tidak taat. Bangsa Israel adalah bangsa yang tegar tengkuk. Mereka sudah melihat dan mengalami banyak mujizat, tetapi mereka menginginkan hal-hal yang jahat, bersungut-sungut, menyembah berhala, mereka mencobai Tuhan. Bahkan mereka seringkali berubah menjadi tidak setia kepada Tuhan.
Kita sudah mengalami begitu banyak kebaikan Tuhan dalam hidup kita, karena itu jangan kita tegar tengkuk, miliki ketaatan kepada Tuhan.

Agar kita bisa percaya kepada Tuhan dengan segenap hati, kenali Tuhan/karakter Tuhan dengan sungguh-sungguh, jangan pernah meragukan Tuhan, jangan tegar tengkuk.
PERTANYAAN UNTUK DIDISKUSIKAN :
1. Apakah selama ini kita sudah mengenal Tuhan dengan sepenuh hati/ tidak setengah hati?
2. Apakah Saudara pernah meragukan Tuhan ? Apakah Saudara pernah tidak taat kepada Tuhan? Coba sharingkan pengalaman Saudara!

POKOK DOA :
Buat komitmen untuk percaya kepada Tuhan dengan segenap hati, apapun yang terjadi.