Materi PeKa 23 Oktober 2018 – HIDUP DALAM KEKUDUSAN DI JAMAN NOW

Materi PeKa
Selasa, 23 Oktober 2018

HIDUP DALAM KEKUDUSAN DI JAMAN NOW
1 Petrus 1:14-16

Dalam kehidupan ini ada dua hal yang perlu kita ingat; yang pertama bahwa kita masih hidup di dalam dunia dan dunia ini dikuasai dosa. Dosa menguasai pikiran dan hati kita, apa yang kita lihat dan dan apa yang kita dengar seringkali menyeret kita kepada dosa. Pengaruh sosial media begitu kuat hari-hari ini dan dosa mengalir seperti air sungai yang berujung ke laut, demikian juga kalo kita ikuti aliran dunia ini maka aliran itu akan membawa kita kepada kebinasaan.

Kedua kita adalah mahluk sosial yang tidak bisa hidup seorang diri. Sebagai makhluk sosial tentunya kita kita harus bersosialisasi dengan sesama manusia, kita berbisnis dengan berbagai macam manusia, kita berinteraksi dengan mereka, kita berkomunikasi dengan mereka, bahkan kita serumah dengan mereka. Kita tidak mungkin bisa hidup seorang diri!
Namun sebagai orang percaya kita dituntut untuk hidup dalam kekudusan
1 Petrus 1:16 “sebab ada tertulis: Kuduslah kamu, sebab Aku kudus.”

Bagaimana supaya kita bisa menjaga kekudusan di jaman now?
Untuk menjaga kekudusan di jaman now, diperlukan komitmen yg kuat untuk melawan dosa sebagai berikut :

1. Komitmen untuk menguasai hawa nafsu / keinginan daging
1Petrus 1:14 : “Hiduplah sebagai anak-anak yang taat dan jangan turuti hawa nafsu yang menguasai kamu pada waktu kebodohanmu,”
Ingat cerita tentang Yusuf? Ketika dia diajak berbuat dosa oleh isteri Potifar? Apa yang Yusuf lakukan? Dia memberontak, Yusuf berani melawan dosa, meskipun penjara adalah resikonya, Yusuf Takut akan Tuhan, dia lebih memilih “TAAT” kepada perintah Tuhan daripada menuruti hawa nafsu.

2. Komitmen untuk menundukan pikiran/rasio pada Firman Tuhan
1 Petrus 1:15 ; “tetapi hendaklah kamu menjadi kudus di dalam seluruh hidupmu sama seperti Dia yang kudus, yang telah memanggil kamu,…”
Menjaga kekudusan bukan hanya di satu area saja, tapi kita harus kudus dalam seluruh hidup kita. Pikiran adalah pusat perintah, seluruh aktifitas tubuh mulai dari kepala sampai kaki diperintah oleh pikiran, nah sederhannya adalah kita harus bisa menguasai pikiran kita dan menawannya kepada Kristus, sehingga seluruh aktivitas hidup kita akan kudus.
2 Korintus 10:3-5; “Memang kami masih hidup di dunia, tetapi kami tidak berjuang secara duniawi, karena senjata kami dalam perjuangan bukanlah senjata duniawi, melainkan senjata yang diperlengkapi dengan kuasa Allah, yang sanggup untuk meruntuhkan benteng-benteng. Kami mematahkan setiap siasat orang dan merubuhkan setiap kubu yang dibangun oleh keangkuhan manusia untuk menentang pengenalan akan Allah. Kami menawan segala pikiran dan menaklukkannya kepada Kristus,…”

3. Komitmen untuk menjaga kemurnian hati
Amsal 4:23 ; “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.”
Dalam terjemahan Firman Allah yang hidup (FAYH)
Amsal 4:23 : “Yang terutama sekali, jagalah hatimu karena hatimu mempengaruhi segala sesuatu dalam hidupmu.”
Hati adalah pusat kehidupan manusia, hati seseorang terpancar melalui kehidupannya. Dan hidup seseorang tergantung dari suasana hatinya.
Untuk menjaga hati tetap bersih maka kita harus punya keberanian untuk melawan benci, melawan iri, melawan marah, dan melawan segala macam bentuk kejahatan.

PERTANYAAN UNTUK DIDISKUSIKAN :
1. Menurut Saudara, apa penghalang utama untuk hidup dalam kekudusan di jaman now? Sharingkanlah!
2. Diskusikanlah : seberapa besar pengaruh dunia terhadap kekudusan?

POKOK DOA:
1. Berdoa supaya setiap kita mau dan mampu menjaga kekudusan.