Materi PeKa – 23 Juli 2019 | KESADARAN MENJAGA HATI

Materi PeKa

Selasa, 23 Juli 2019

KESADARAN MENJAGA HATI

Mazmur51:12

Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!

 

PENDAHULUAN :

Pusat kediaman hidup untuk mencari kehendak Allah dengan sikap yang benar dimulai dari hati. Arti fisiologis menjaga hati jarang digunakan dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru.  Hati yang suci merupakan sesuatu yang berharga untuk mendapatkan kedudukan yang paling baik.  Dalam Mazmur ini terungkap bahwa permohonan pengampunan dosa tidaklah sempurna apabila tidak diikuti dengan pertobatan.  Namun manusia tidak  melakukan, hati manusia jauh dari semestinya (Kej 6:5-Ketika dilihat TUHAN, bahwa kejahatan manusia besar di bumi dan bahwa segala kecenderungan hatinya selalu membuahkan kejahatan semata-mata, Yer 17:9-Betapa liciknya hati, lebih licik dari pada segala sesuatu, hatinya sudah membatu: siapakah yang dapat mengetahuinya?).

Dalam Mazmur 51:12, arti memohon supaya Tuhan mentahirkan sama dengan membersihkan keseluruhan dosa yang pernah diperbuat selama hidup.  Pemazmur menyadari bahwa selama dosa dan kesalahannya belum dibersihkan oleh Tuhan maka manusia itu kehilangan kegirangan/ sukacita dalam hidupnya.  Meninggalkan perbuatanjahat membuktikan bahwa manusia itu mengalami pembaharuan karena karya Roh Kudus.

Pada waktu yang bersamaan hati nurani  merupakan alat untuk memahami tuntutan-tuntutan moral Allah, tidak cukup ditertibkan dengan diberi pengetahuan (1Kor 8:7, Tetapi bukan semua orang yang mempunyai pengetahuan itu. Ada orang, yang karena masih terus terikat pada berhala-berhala, makan daging itu sebagai daging persembahan berhala. Dan oleh karena hati nurani mereka lemah, hati nurani mereka itu dinodai olehnya.).  Karena itu perlu sekali hati nurani dibina secara wajar dan diberi penerangan oleh Roh Kudus.  Pengaruh Roh Kudus dalam hidup yang baru/ manusia baru (Rm 6:4, Dengan demikian kita telah dikuburkan bersama-sama dengan Dia oleh baptisan dalam kematian, supaya, sama seperti Kristus telah dibangkitkan dari antara orang mati oleh kemuliaan Bapa, demikian juga kita akan hidup dalam hidup yang baru.) iman yang hidup menjadikan orang Kristen terbuka bagi pengaruh Roh Kudus ( Rm 8:4, supaya tuntutan hukum Taurat digenapi di dalam kita, yang tidak hidup menurut daging, tetapi menurut Roh.) hidup denganRoh tidak menurut daging.

Pengertian modern suara hati sebagai indera yang dapat melihat perbuatan-perbuatan masa lalu untuk menilai tindakan-tindakan masa depan. Beberapa orang yang luar biasa hatinya benar dihadapan Allah (1Raj 15:14, Raja Asa- Sekalipun bukit-bukit pengorbanan tidak dijauhkan, namun Asa berpaut kepada TUHAN dengan segenap hatinya sepanjang umurnya.), (Kis 13:22, Raja Daud- Setelah Saul disingkirkan, Allah mengangkat Daud menjadi raja mereka. Tentang Daud Allah telah menyatakan: Aku telah mendapat Daud bin Isai, seorang yang berkenan di hati-Ku dan yang melakukan segala kehendak-Ku.).  Meskipun dengan jelas bahwa beberpa orang ini tidaklah benar secara mutlak, pertobatan dan penyesalan tetap dibutuhkan ( Mar 7:21, sebab dari dalam, dari hati orang, timbul segala pikiran jahat, percabulan, pencurian, pembunuhan,).

 

Sikap apa yang harus kita lakukan supaya hati kita menjadi benar dihadapan Tuhan :

  1. Permohonan kepada Allah untuk memperbaharui Roh kita

(Maz 51:12, Jadikanlah hatiku tahir, ya Allah, dan perbaharuilah batinku dengan roh yang teguh!), supaya Allah memperbaharui dengan yang baru ( Yeh 36:26, Kamu akan Kuberikan hati yang baru, dan roh yang baru di dalam batinmu dan Aku akan menjauhkan dari tubuhmu hati yang keras dan Kuberikan kepadamu hati yang taat.).

 

 

 

 

 

 

 

  1. Berbalik kepada Allah dengan segenap hati

(1Sam 7:3, Lalu berkatalah Samuel kepada seluruh kaum Israel demikian: “Jika kamu berbalik kepada TUHAN dengan segenap hati, maka jauhkanlah para allah asing dan para Asytoret dari tengah-tengahmu dan tujukan hatimu kepada TUHAN dan beribadahlah hanya kepada-Nya; maka Ia akan melepaskan kamu dari tangan orang Filistin.”) dengan melakukan ketetapan dan peraturan segenap hati (Ul 26:16, “Pada hari ini TUHAN, Allahmu, memerintahkan engkau melakukan ketetapan dan peraturan ini; lakukanlah semuanya itu dengan setia, dengan segenap hatimu dan segenap jiwamu.)

  1. Berusaha untuk mendapat hati bijaksana

(Maz 90 :12, Ajarlah kami menghitung hari-hari kami sedemikian, hingga kami beroleh hati yang bijaksana.)

  1. Penuh kasih mesra terhadap sesama

(Ef 4:32, Tetapi hendaklah kamu ramah seorang terhadap yang lain, penuh kasih mesra dan saling mengampuni, sebagaimana Allah di dalam Kristus telah mengampuni kamu.)

Demikianlah hati sebagai sumber segala keinginan harus dijaga (Ams 4:23, Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan.).  Orang yang suci hatinya akan melihat Allah (Mat 5:8, Berbahagialah orang yang suci hatinya, karena mereka akan melihat Allah.), karena dengan iman Kristus yang tinggal dalam hati – maka orang Kristen dapat memahami kasih Allah ( Ef 3:17, sehingga oleh imanmu Kristus diam di dalam hatimu dan kamu berakar serta berdasar di dalam kasih.).

 

PERTANYAAN UNTUK DIDISKUSIKAN :

  1. Bagaimana kondisi hati Saudara saat ini? Ceritakanlah!
  2. Sharingkan kepada anggota PeKa Saudara; bagaimana Saudara menjaga hati Saudara supaya sesuai dengan kehendak Allah?

 

POKOK DOA :

  1. Saling mendoakan, supaya setiap kita mampu menjaga hati dengan waspada.