Materi PeKa – 22 Oktober 2019

Materi PeKa
Selasa, 22 Oktober 2019
Orang Setia Diperhitungkan Tuhan

Kitab Amsal mengajukan sebuah pertanyaan kepada kita semua: banyak orang menyebut diri baik hati, tetapi orang yang setia siapakah menemukannya? Memang tidak mudah untuk menemukan orang yang baik hati sekaligus setia. Sekalipun seseorang baik hatinya tetapi orang itu belum tentu menjadi orang yang setia. Hal ini berlaku dalam dunia kerja, pertemanan, keluarga, bisnis, pelayanan dan lain sebagainya.
Namun ternyata orang setia itu diperhitungkan Tuhan, artinya orang tersebut ada dalam hati Tuhan, dipelihara Tuhan, dipuji Tuhan, akhirnya disayang dan diperlakukan istimewa oleh Tuhan.
Karena Allah kita adalah Allah yang setia maka kitapun sebagai AnakNya, harus memiliki karakter yang setia, jadi begitu pentingnya orang percaya menjadi orang yang setia sehingga Nabi Hosea berkata Allah itu lebih menyukai kesetiaan, bukan korban sembelihan dan menyukai pengenalan akan Allah lebih daripada korban-korban bakaran (Hos 6:6.)
Hal-hal apa saja yang akan terjadi ketika kita menjadi orang yang setia ?
1. Orang yang setia akan mengalami keadaan yag baik
Ula 6:3 Maka dengarlah hai orang Israel, lakukanlah itu dengan setia, supaya baik keadaanmu dan supaya kamu menjadi sangat banyak seperti yang dijanjikan Tuhan, Allah nenek moyangmu kepadamu di suatu negeri yang banyak susu dan madunya.
Dalam hal apa kita harus berlaku setia? Dalam hal melakukan perintah, ketetapan dan peraturan Tuhan (Ula 6:1-2)
2. Orang yang setia akan mendapat promosi dari Tuhan
Ula 28:1 jika engkau baik-baik mendengarkan suara Tuhan Allahmu dan melakukan dengan setia segala perintahNya yang kusampaikan kepadamu pada hari ini maka Tuhan Allahmu akan mengangkat engkau diatas segala bangsa di bumi. Hanya orang yang berkarakter setia yang mendapatkan promosi dariTuhan.
3. Orang yang setia akan Tuhan kuatkan dan pelihara
2 Tes 3:3 Tetapi Tuhan adalah setia, Ia akan menguatkan hatimu dan memelihara kamu terhadap yang jahat. Jikalau kita setia maka Tuhan akan menyatakan kesetiaanNya dengan memelihara dan menguatkan kita terhadap yang jahat.

PERTANYAAN UNTUK DIDISKUSIKAN :
1. Kalau saja seseorang setia kepada yang tidak kelihatan, apakah orang tersebut juga pasti setia terhadap yang kelihatan? Coba bagikan pengalaman Saudara!
2. Untuk bisa menjadi orang yang baik dan setia kita harus memikul tanggung jawab dalam perkara kecil dulu, baru kita di percaya dalam perkara besar (Mat 23:25), coba beri contoh dalam keseharian kehidupan kita (pekerjaan, usaha, sekolah/ kuliah, ataupun dalam hal beribadah)!
3. Kita semua setuju bahwa kesetiaan itu harus muncul dari hati, bukan karena terpaksa / karena kewajiban tetapi karena kasih, baik kepada Tuhan ataupun kepada sesama.
Apa peranan Roh Kudus dalam diri orang percaya untuk merealisasikan hal ini?

POKOK DOA :
Saling mendoakan agar buah salah satu Roh Kudus yaitu kesetiaan makin nyata dalam kehidupan keseharian.