Materi PeKa – 2 Juli ’19 | MENGISI BEJANA HATI DENGAN BIJAK

Materi PeKa
Selasa, 2 Juli 2019
MENGISI BEJANA HATI DENGAN BIJAK
Mazmur 37:1-40

Hati manusia, dari sejak lahir ibarat bejana yang siap diisi oleh apapun juga, jika kita isi dengan hal-hal positif, maka akan membentuk diri kita menjadi pribadi yang positif, berkarakter kuat dan berkepribadian menarik dan dewasa dalam pemikiran dan perbuatan.
Namun banyak manusia yang mengisi hatinya dengan perkara-perkara negatif, sehingga tanpa disadari membuat mereka menjadi pribadi yang terluka, sulit bersosialisasi, bahkan cenderung menjadi sumber masalah bagi sekelilingnya. Hal ini dipertegas oleh Tuhan Yesus yang berkata , “Dari hati timbul segala pikiran jahat, pembunuhan, perzinahan, percabulan, pencurian, sumpah palsu dan hujat.”
Raja Daud memberikan beberapa nasihat bijak agar kita mengisi hati kita secara positif sbb :
1. Buang rasa marah dan iri melihat kesuksesan orang yang berbuat curang. (Maz 37:1, 8)
Jangankan kita, Raja Daud sendiri pun sempat kesal dan kecewa melihat orang fasik hidupnya seolah-olah diberkati dan sukses. Namun kesudahan hidup mereka adalah jauh dari kebahagiaan, dan penghakiman Tuhan akan menimpa mereka dan anak cucunya. Segera padamkan rasa marahmu agar jangan menjadi pintu masuk kejahatan.
2. Kerendahan hati, membuka banyak pintu kemurahan Tuhan (Maz 37:11).
Tuhan menetapkan diriNya untuk menentang orang yang sombong, dan mengasihi orang yang rendah hati. Salah satu sikap rendah hati adalah hati yang selalu “eling” atau waspada, selalu memeriksa diri sendiri untuk segera memperbaiki diri menjadi pribadi yang lebih baik.
3. Bersukacita dan bersyukur, menunjukan kekayaan hati kita yang dapat menghargai setiap kebaikan Tuhan (Maz 37: 4, 16).
Dikatakan Tuhan mengetahui hari-hari orang yang saleh, dan milik pusaka mereka akan tetap selama-lamanya. Itu artinya hidup kita dijaga dan dipelihara Tuhan selamanya, dan ekspresi nyata dari iman kita kepada Tuhan melalui hati bersuka cita, dan mengucap syukur.
4. Bermurah hati, dan lakukanlah dengan tulus kepada setiap orang (Maz 37: 26,37)
Kemurahan hati dan belas kasihan kepada sesama adalah cerminan kasih Kristus yang dapat dirasakan oleh dunia. Dan kebaikan yang kita tabur akan sampai kepada anak dan cucu kita.
5. Memiliki iman yang benar dan percaya penuh kepada Tuhan (Maz 37:3, 34)

Bila kita mengisi hati kita dengan sikap hati yang positif maka, dengan sendirinya Tuhan memberkati dan mengkondisikan orang sekeliling, bahkan alam untuk menjadi berkat bagi kita. Lihatlah Elia dipelihara Tuhan di sungai Kerit lewat burung gagak, dan melalui janda Sarfat. Perhatikan juga kisah hidup Yusuf dan Daud.

PERTANYAAN UNTUK DIDISKUSIKAN :
1. Pernahkah Saudara merasa kesal dan kecewa kepada Tuhan melihat Saudara seolah-olah kurang diberkati, walaupun sudah rajin ibadah, bahkan melayani, bila dibandingkan dengan keberhasilan dan kesuksesan orang-orang yang Saudara anggap curang dan jahat? Sharingkan pengalaman Saudara dan bagaimana Saudara bisa mengatasi pergumulan hati Saudara ?
2. Ada beberapa berkat Tuhan yang akan datang kepada kita, bila kita menjaga hati kita sbb:
Sharingkan dan temukan berkat Tuhan kalau kita hidup benar dengan cara mengisi bejana hati kita dengan hal-hal positif sesuai Firman Tuhan. (Lihat ayat : 4, 5,6, 9. 12, 17, 18, 19, 20, 21, 22, 24, 25, 27, 29, 30-40).

POKOK DOA :
Saling mendokan agar Saudara bisa tetap menjaga hati dari pencemaran, serta tetap percaya dan berharap kepada Tuhan selalu.