ALASAN MENGAPA KITA HARUS HIDUP DALAM KEKUDUSAN – Materi PeKa, 16 Oktober 2018

ALASAN MENGAPA KITA HARUS HIDUP DALAM KEKUDUSAN

1 Petrus 1 : 15-16 , 2 Timotius 2 : 16 –  22

 

 

 

Materi PeKa

Selasa, 16 Oktober 2018

 

PENDAHULUAN:

Kekudusan dalam bahasa Ibrani : qadosy, dalam bahasa Yunani : hagios yang artinya dipisahkan atau dikhususkan atau terpotong dari….

Alkitab berkata , kita adalah umat kudus kepunyaan Allah artinya kita umat yang dipisahkan dari dunia, kita dipotong dari kerajaan dunia untuk dikhususkan bagi Kerajaan Sorga.

Jadi kekudusan adalah panggilan tertinggi setiap orang percaya dan merupakan tujuan hidup setiap orang Kristen. Banyak orang berpikir hidup di dalam kekudusan merupakan tindakan yang sulit dilakukan. Namun firman Tuhan berkata dalam 1 Petrus 1:15 “Hendaklah kamu menjadi kudus dalam seluruh hidupmu, sama seperti DIA yang kudus yang telah memanggil kamu”. Wow ini sulit sekali, terlebih lagi karena standar kekudusan adalah sama seperti Dia(Tuhan) yang kudus ! Bagaimana mungkin bisa terjadi ?

 

Kita dapat hidup kudus karena :

  • Kasih karunia Bapa yg berlimpah atas kita.

Kasih Bapa dicurahkan lewat penebusan Kristus di atas kayu salib. Sehingga kita dibenarkan dan dikuduskan.  Bapa memandang kita “benar dan kudus”.

  • Tidak cukup sampai disitu saja, Bapa memperlengkapi kita dengan potensi dan kemampuan untuk berbuat baik (Efesus 2:10).
  • Bapa mengutus Roh Kudus di dalam hidup kita. Roh Kudus inilah sahabat kita yang memberi dorongan hati, kemauan dan menimbulkan keinginan hati kita untuk berbuat benar sehingga kita tetap bisa menjaga hidup kudus yang Bapa sudah berikan itu.

Dari pengertian ini maka kita dimampukan untuk hidup dalam kekudusan.

Kata “dalam seluruh hidupmu” di Efesus 2:10 mengandung arti “cara hidup” kita dalam berkata, bertindak, berpikir harus kudus (mentaati perintah Tuhan).

 

Saudara-saudara, Apakah ada anak ikan yang menetas dari induknya kesulitan hidup di air dan kesulitan untuk berenang ? Tentu tidak. Mengapa bisa terjadi ? Karena dia memiliki DNA induknya yaitu “DNA ikan”. Seperti itu lah kita adanya kita mewarisi benih Ilahi dari Bapa, dan tentunya tidak sulit bagi kita untuk hidup kudus. Yang membuat sulit adalah keinginan daging kita yang ingin selalu dipuaskan.  Habitat kita adalah tinggal dalam alam kekudusan dan kemuliaan Tuhan, kita pasti kehilangan sukacita sejati, jauh dari damai sejahtera dan hidup dalam ketakutan ketika kita ada di dalam lumpur dosa.

 

Ada 3 alasan mengapa kita harus hidup dalam kekudusan :

 

  1. Kekudusan menentukan bobot/ kabod kita di hadapan Tuhan (2 Tim 2: 20)

Kabod, memiliki arti  membuat berat, memuliakan.  Semakin kita hidup kudus, maka semakin besar kemuliaan Allah yg kita terima, dan itu digambarkan dengan perabot dari emas, perak, kayu, dan tanah liat.

  • Emas dan perak : berbicara sesuatu yang murni, logam mulia dihasilkan dari proses pembakaran dengan api yang bersuhu tinggi. Tidak berubah oleh waktu. Ini gambaran orang percaya yang hidup dituntun oleh Roh Kudus (Galatia 5:16) dan memiliki buah-buah Roh dalam hidupnya  (Gal 5:22) hidup dalam kekudusan tidak ada kata kompromi dengan dosa, Tuhan ingin kita murni dalam kekudusan.

 

  • Kayu dan tanah liat : Berbicara sesuatu yang tumbuh dari tanah, dan bersifat mudah rusak karena pelapukan, tidak memancarkan kemuliaan, tidak tahan dalam ujian

Tanah menggambarkan sifat kemanusiaan kita, ini berbicara tentang orang Kristen yg hidup masih dikuasai  kedagingan (sifat dosa), dia belum mampu meninggalkan manusia lamanya, sementara dia berusaha bertumbuh di dalam kerohaniannya, sudah melayani, namun  dia masih berakar di dalam manusia lamanya. (Tabiat manusia lama: Efesus 4:25-31)

 

 

 

 

  1. Kekudusan mendekatkan kita kepada Tuhan (2 Tim 2: 21-22)

Semakin kita intim dengan Tuhan, maka kualitas hidup kita semakin meningkat, dan kemuliaan Tuhan semakin nyata dalam hidup kita, semakin serupa dengan Kristus. Berbuah Roh yg lebat, dan memberkati tubuh Kristus lainnya. Manusia roh kita semakin kuat dan dewasa, hikmat untuk mengerti Firman Tuhan ditambahkan.

 

  • Kekudusan memperbesar Kapasitas kita dalam pekerjaan Tuhan.

Dampak pelayanan semakin besar. Itulah yang dinamakan urapan Tuhan atas kita. Tidak heran Tuhan kirim jiwa jiwa untuk dibimbing dan dilayani, agar mereka mengalami Kristus dalam hidup mereka.

 

Semakin kita hidup kudus, maka pengurapan Tuhan semakin kuat bekerja didalam pelayanan kita, bila kita dipanggil sbg Gembala, maka pengurapan Tuhan akan membuat kita efektif melayani sbg gembala, otoritas Tuhan bekerja dgn kuat utk menuntun, memelihara dan merawat  jemaat PEKA, dll.Sebagai Penginjil , pengurapan Tuhan akan membuat perkataan  kita menjadi penuh kuasa untuk mengabarkan Injil Yesus Kristus.

 

PERTANYAAN UNTUK DIDISKUSIKAN :

  1. Tidak ada pertumbuhan iman dan kedewasaan iman tanpa kekudusan, mengapa demikian ?
  2. Apa yang membuat Saudara kesulitan menjalani cara hidup yang kudus ? Sharingkanlah!

 

POKOK DOA:

  1. Berdoa bagi jemaat yang mau memiliki komitmen membangun karakternya agar selalu hidup dalam kekudusan.