Core Value

Bersama Dalam KasihKesaksian dan kesatuan Tubuh Kristus lebih utama
Allah mendirikan gereja/tubuhNya di bumi adalah dengan tujuan supaya Gereja/tubuhNya menjadi satu dan menjadi kesaksian (Yoh 17:21-23). Kesatuan dan kesaksian terjadi ketika Gereja/tubuhNya membangunnya atas dasar kasih pada Tuhan dan kasih pada sesama.

EdifikasiKasihi dan Hormati Pemimpinmu
Edifikasi adalah sikap, perkataan dan tindakan penghormatan, penerimaan, penghargaan dan pengakuan secara tulus terhadap Pemimpin dan sebagainya. Penundukan diri dan ketaatan kita terhadap pemimpin didasari karena kasih dan rasa hormat, bukan karena keterpaksaan.

Rendah Hati dan SederhanaKehambaan Kristus
Rendah hati adalah sikap hati yang selalu menganggap orang lain lebih utama/memiliki kelebihan (bukan sikap ekspresi yang tampak di luar), mau diajar dan belajar (mau belajar dari siapapun) dan berani mernerima kegagalan. Sederhana adalah sikap yang tidak berlebih dan bisa menyesuaikan diri dan cara berpikir yang terbuka dan fleksibel.

KesetiaanKomitmen dalam Hubungan yang didasari Kasih
Gereja adalah Keluarga Allah, jemaat dari Allah yang hidup, tiang penopang dan dasar kebenaran. Keluarga Allah yang kuat perlu diikatkan dengan kesetiaan yaitu komitmen dalam hubungan yang didasari oleh kasih.

Asah Potensi Diperlengkapi menjadi Pelayan / Hamba
Tuhan yang berfungsi Semua orang percaya adalah Imam / Hamba Tuhan. Karena itu melayani adalah tugas semua orang percaya (1 Petrus 2:9). Sebagai Iman / Hamba Tuhan, kita perlu mengetahui dan mengasah potensi, fungsi dan karunia kita masing-masing.

TeladanKatakan yang kamu lakukan, Lakukan apa yang kamu katakan
Keteladan adalah menyadari adanya tanggung jawab sebagai garam, terang dan surat yang terbuka sehingga mendorong sesoerang untuk berusaha menempatkan diridengan baik agar tidak menjadi batu sandungan bagi orang lain. Keteladanan bukanlah kesempurnaan (karena tidak ada satu orangpun yang sempurna), tetapi berbuat sebisa mungkin  untuk menampilkan hal-hal yang baik & positif, tetapi ketika kita gagal, kita mengakuinya dan bangkit kembali.

IntegritasDari Kristus, oleh Kristus, untuk Kristus
Kristus adalah pusat kehidupan kita. Semua yang ada berasal dari Kristus, dilakukan dengan kekuatan Kristus dan semuanya dikembalikan untuk kemuliaan Kristus. Ekspresi menjadikan Kristus sebagai pusat kehidupan adalah hidup dalam integritas. Integritas adalah manifestasi dari diri kita yang sebenarnya, hidup dalam integritas akan mendatangkan kepercayaan. Orang yang dapat dipercaya dapat mendatangkan pengaruh yang besar terhadap orang lain.